Pembangunan Sambungan Baru Air Minum di Sukabumi Utara Ditarget Rampung Oktober
Perumda Air Minum (PAM) Jaya akan melakukan pembangunan instalasi pipa untuk saluran baru di wilayah Kelurahan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ditargetkan, pembangunan rampung Oktober 2026 mendatang.
Tahapannya dimulai dari sosialisasi di tingkat kelurahan
Lurah Sukabumi Utara, Anjas Umaryadi mengatakan, pembangunan saluran baru itu dilakukan secara bertahap dan menyasar kawasan permukiman di enam RW.
"Tahapannya dimulai dari sosialisasi di tingkat kelurahan menghadirkan seluruh RW. Selanjutnya akan ada sosialisai ke RT di lingkungan RW masing-masing," katanya, Selasa (21/7).
PAM Jaya Percepat Penanganan Pipa Bocor Terdampak Proyek JSDPDijelaskan Anjas, keenam RW yang menjadi sasaran pembangunan saluran baru yakni RW 01, 02, 03, 04, 07 dan RW 08. Namun, lantaran pembangunan instalasi pipa air nantinya tidak cuma berdampak terhadap enam RW yang menjadi sasaran penyambungan baru, sosialisasi juga melibatkan seluruh RW.
Dikatakan Anjas, sosialisasi tidak sekadar menginformasikan rencana dan tahapan pelaksanaan pembangunan instalasi, tapi juga potensi kemacetan yang ditimbulkan akibat proses pekerjaan.
"Sosialisasi juga menginformasikan berbagai program dan keuntungan penyambungan baru serta sambung ulang kepada warga," tambahnya.
Tahapan sosialisasi juga akan dilaksanakan di tingkat RW lokasi pembangunan dengan melibatkan RT dan tokoh masyarakat setempat. Forum tersebut juga akan membahas serta menyepakati timeline dan rute pembangunan pipa di lingkungan permukiman warga.
"Sosialisasi juga bertujuan menginformasikan kepada warga tentang langkah lanjutan bila mendapati pembangunan tidak sesuai perencanaan atau ada kendala lapangan yang menggangu lingkungan," ungkapnya.
Diharapkannya, kegiatan pembangunan nantinya terlaksana baik dan target penyambungan air bersih atau pipanisasi bisa mencapai target 100 persen di seluruh wilayah DKI Jakarta.
"Tahun depan rencana dilanjutkan ke RW 05. Untuk yang tahun ini, pekerjaan ditarget rampung Oktober," tandasnya.